Drama Korea – Sinopsis Second Husband Episode 6 , Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Untuk episode sebelumnya ada disini.

Sunhwa kembali dan mendapati Sanghyuk sedang berciuman dengan Jaekyung. Setelah Jaekyung pergi, dengan tenangnya Sanghyuk menawan Sunhwa dan mengajaknya bicara.
Pun setelah melihatnya sendiri, Sunhwa masih berpikir kalo beliau salah lihat. Jalannya gelap. Sanghyuk membantah dan bilang kalo beliau akan menikahi Jaekyung, bukan Sunhwa.
Sunhwa syok. Ia bahkan nggak mau mendengar apapun. Sanghyuk tentukan kekerabatan mereka dan kembali memastikan kalo orang yang mau ia nikahi merupakan Jaekyung. Ia tahu kalo berat bagi Sunhwa untuk menerimanya. Tapi ia harap Sunhwa sanggup move on darinya.


Sunhwa masih nggak sanggup menerima. Mustahil Sanghyuk menikahi orang lain. Gimana sama Saebyeok? Sanghyuk meminta Sunhwa untuk memahaminya. Ia juga merasa sulit untuk memutuskannya. Ia merasa nggak nikmat padanya dan Saebyeok.
Sunhwa tetap pada pendiriannya. Mereka akan menikah sebulan lagi. Sanghyuk cuma merasa kesepian. Ia paham. Karena itulah ia termakan dengan atasannya.
Sanghyuk membantahnya. Ia menampilkan kalo Sunhwa juga sudah melihatnya sendiri. Ia bahkan habis ketemu dengan orang tuanya dan meminta restu mereka. Sunhwa kemudian ingat kalo ia mengantarkan bunga untuk Jaekyung hari ini namun ia nggak tahu untuk apa.
Sanghyuk prospektif kalo ia akan menampilkan tunjangan untuk anak dalam jumlah banyak dan meminta Sunhwa untuk merawatnya dengan baik. Ia juga berharap Sunhwa nggak terlalu patah hati.

Sunhwa cuma sanggup nangis di saat Sanghyuk meninggalkannya. Ia berlangsung pulang. Rasanya nggak percaya. Sebelumnya ia juga mendukung Jaekyung untuk memantapkan perasaannya untuk menikah.
Dadanya terasa sakit. Ia bahkan hingga terduduk dan menangis.

Sunhwa hingga rumah. Saebyeok sedang tidur dan nenek sedang menjahit hanbok yang hendak diberikannya pada Sunhwa. Ia sanggup memakainya di saat bulan madu.
Sunhwa membawakannya kuliner dan bilang kalo itu dari ibu mertuanya untuk nenek. Nenek yang nggak tahu kalo Sunhwa berbohong berpikir kalo ketulusannya sudah merubah hati mertuanya dan menjadikannya menyayanginya.

Sanghyuk menyodorkan niatnya ke ibu untuk menikahi putri kedua Daekook Group dan besok beliau akan datahg ke tempat tinggal mereka.
Ibu dan Sangmi bahagia mendengar kalo Sanghyuk akan menikah dengan orang kaya. Ibu bahkan merasa menyerupai menang lotre. Tapi bagaimana dengan Saebyeok dan Sunhwa?
Sanghyuk menyodorkan kalo ia sudah menyampaikannya dengan Sunhwa untuk menyelesaikan kekerabatan mereka. Ibu pikir Sunjwa nggak akan melepaskannya begitu saja. Dan lagi apa putri Daekook Group tahu kalo Sanghyuk punya anak?
Sanghyuk menenangkan kalo ia akan mengurusnya dan melarang mereka untuk bicara omong kosong.

Setelah Sanghyuk ke kamarnya, Sangmi dan ibu membicarakan Sunhwa. Ibu bahkan mengungkit kalo ia nggak oke dengan kedekatan Sanghyuk dan Sunhwa dulu.

Di rumah Sunhwa sedang mencuci piring. Apa yang Sanghyuk katakan kembali mengusik pikirannya. Ia kemudian menyaksikan kado piring yang dibelinya bareng nenek.
Tangisnya kembali pecah. Ia bahkan hingga menutup mulutnya alasannya merupakan cemas nenek akan mendengarnya.

Min berolahraga di gunung.

Sunhwa merasa lemas hingga nggak sanggup bangun. Nenek sungguh mengkhawatirkannya. Tubuhnya nggak demam namun beliau nggak sanggup bangun. Mungkin ianterlalu bersusah payah untuk pernikahannya. Ia melarang Sunhwa untuk melakukan pekerjaan dan beristirahat saja.
Sunhwa menolak. Ia akan berdiri sebentar lagi. Mendadak beliau nangis dan meminta maaf pada nenek alasannya merupakan ia nggak kompeten.


Jaekyung mengundang Soo Chul dan memintanya mencari tahu wacana seseorang. Tanpa Jaekyung kasih tahu, Soo Chul tahu kalo orang yang dimaksud merupakan Sanghyuk. Jaekyung merasa kalo Sanghyuk menyerupai memiliki perempuan lain.
Soo Chul yang sudah bersahabat dengan Jaekyung selama 15 tahun menanyakan apa Jaekyung akan putus andai itu benar?

Min pulang dan menyaksikan keduanya sedang bicara. Jaekyung bohong dan bilang kalo ia menanyakan pertimbangan Soo Chul wacana Sanghyuk. Ia juga menanyakan analisa Min. Min cuma tersenyum. Menurutnya itu nggak penting. Toh Jaekyung sudah tentukan untuk menikah. Tapi kenapa ia menyerupai terburu-buru? Apa alasannya merupakan ia ingin secepatnya keluar dari rumah itu?
Jaekyung membantah. Pun setelah menikah ia akan tetap tinggal di sana bareng keluarga mereka untuk waktu yang lama. Min merasa kalo Sanghyuk akan menjadi menantu yang baik. Tapi kenapa Jaekyung hingga menurunkan standarnya wacana pria?
Jaekyung sendiri sungguh menyayangi Sanghyuk dan iabakan menikahinya alasannya merupakan cinta.



Ayah mendapatkan foto USG di atas meja dan menunjukkannya pada ibu. Ia pikir ibu hamil. Ibu membantah. Jaekyung tiba dan membenarkan kalo itu miliknya. Ia hamil dengan Sanghyuk.
Mendengarnya malah ayah marah. Jaekyung terlalu terburu-buru. Ternyata Jaekyung memang sengaja meletakkannya di sana untuk didapatkan ayah. Ia berharap dengan menyaksikan itu ayah nggak akan menentang pernikahannya lagi.
Ibu mengembalikan foto USG itu pada Jaekyung dan memintanya untuk mempertahankan kesehatannya.
Min yang juga mendengar kalo Jaekyung hamil.mengucapkan selamat padanya alasannya merupakan akan menjadi seorang ibu.

Sunhwa tetap melakukan pekerjaan membagikan selebaran meski dengan tampang pucat.

Min tiba ke Hanok bakery dan diajak untuk ikut makan secara sudah waktunya makan siang. Min yang senantiasa pergi beralasan kalo ia mendatangi orang tuanya yang berada di Ulleungdo. Orang tuanya seting sakit-sakitan seiring bertambahnya usia.
Seojun menyinggung tiket kapal ke Ullengdo yang mahal padahal Min bikang kalo beliau nggak punya uang. Min kemberitahu kalo beliau punya duit untuk itu.
Ayah yang merasa iba pada Min alasannya merupakan mesti mencari pekerjaan sambil melakukan pekerjaan di sana. Ia menyampaikan akan mengeluarkan duit sewanya. Ia mengajaknya untuk makan kemudian mulai bekerja. Seenggaknya Min mesti mengeluarkan duit makanannya.


Jaekyung akan pergi untuk menemui keluarga Sanghyuk dan berpamitan sama ibu. Ia menanyakan pertimbangan ibu terkait pernikahannya. Ibu pikir nggak ada yang lebih penting dari pertimbangan Jaekyung sendiri. Ia sungguh pintar. Ibu percaya kalo Jaekyung sudah menghasilkan pilihan yang sempurna secara ia akan menjadi pendampingnya seumur hidup.
Jakyung tersenyum. Tapi di saat ia berbalik secara tiba-tiba senyumnya jadi hilang berganti tampang dingin.

Jaekyung pergi bareng Soo Chul. Sebenarnya ia sanggup pergi sendiri ke sana. Ia tahu kalo Soo Chul memendam rasa padanya. Ia cuma ingin menampilkan Sanghyuk padanya. Menunjukkan kalo Soo Chul nggak patut untuknya jadi jangan berkhayal untuk sanggup bersamanya.
Soo Chul sendiri tahu akan hal itu tanpa perlu Jaekyung mengatakannya.

Nenek tiba ke Hanok bakery untuk mengirim makanan. Ia berjumpa dengan Min di sana. Melihat Min yang sungguh ceria menghasilkan nenek menyukainya.
Ibu pikir nenek bareng Saebyeok. Nenek memberi tahu kalo Sunhwa nggak nikmat tubuh jadi beliau pulang lebih cepat. Mendengar Sunhwa nggak nikmat tubuh menghasilkan Seojun khawatir.

Jaekyung yang tiba ke tempat tinggal Sanghyuk disambut baik sama ibu dan adik Sanghyuk. Ia bahkan diajak untuk makan malam bersama. Beda kalo Sunhwa yang datang.

Sunhwa sendiri sedang menggendong Saebyeok. Nenek pulang habis mengirim kuliner ke Hanok bakery. Ia kisah kalo ada pegawai paruh waktu gres di sana.
Sunhwa menitipkan Saebyeok pada nenek alasannya merupakan ada yang mau ia lakukan.


Jaekyung yang makan bareng ibu dan adik Sanghyuk merasa nggak tenteram dengan perilaku mereka. Ia hingga nggak nafsu makan cuma dengan menyaksikan mereka.
Sunhwa tiba ke tempat tinggal Sanghyuk. Ia nelpon Sanghyuk namun panggilannya di tolak.
Di dalam mereka sedang berkata-kata dengan Jaekyung.
Sunhwa kemudian menekan bel alasannya merupakan ingin bicara sama ibu.

Melihat tampang Sunhwa lewat interkom menghasilkan ibu jadi panik. Bilangnya itu temannya Sangmi. Sangmi juga jadi kaget. Sanghyuk ngasih instruksi ke Sangmi untuk menemui Sunhwa sementara ia mengajak Jaekyung ke kamarnya.
Sunhwa mau masuk namun Sangmi menahannya. Nggak usang kemudian ibu tiba dan menariknya. Melihat perilaku ibu menghasilkan Sunhwa berpikir kalo ibu juga sudah tahu.
Ibu membenarkan dan melarang Sunhwa untuk jangan tiba lagi. Sunhwa bersikeras mau bicara dahulu sama ibu dan Sanghyuk namun ibu malah mengusirnya.


Jaekyung menggemari aroma kamar Sanghyuk. Seperti aroma bayi. Sanghyuk menyinggung perempuan yang menyelamatkan Jaekyung di departemen store. Ia melarang Jaekyung untuk berafiliasi lagi dengannya alasannya merupakan itu akan melelahkan.
Jaekyung sendiri menyukainya namun Sanghyuk memintanya untuk waspada untuk bergaul dengan beberapa orang. Kalo ingin meraih impiannya maka ia nggak boleh mengabaikan hal-hal sepele menyerupai itu.
Jaekyung memikirkannya dan membenarkan. Dia sanggup mengganggunya dengan mtminta tunjangan yang nggak sanggup ia lakukan. Sanghyuk juga nyuruh Jaekyung untuk meniadakan nomornya dan menandainya selaku spam.
Jaekyung memeluk Sanghyuk dan merasa kalo ia sungguh tegas terkait hal itu.


Jaekyung kembali melihat-lihat. Secara nggak sengaja ia mendapatkan bando di laci meja Sanghyuk. Sanghyuk beralasan kalo itu punya Sangmi.
Jaekyung meragukannya. Kenapa bando Sangmi ada di laci mejanya? Sanghyuk berdalih kalo Sangmi suka lalai orangnya. Jaekyung memperingatkan kalo seharusnya itu nggak memiliki arti apa-apa.

Sanghyuk berada di suatu taman. Ia nampak sungguh gelisah. Jaekyung tiba dan pribadi menamparnya. Ia murka alasannya merupakan ternyata Sanghyuk sudah punya anak. Ia menyembunyikan fakta itu untuk sanggup menikahinya.
Bersambung…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar