Drama Korea – Sinopsis Red Shoes Episode 14 Part 1, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari dongeng spoiler Episode sebelumnya cek disini.
Sebelumnya…
Foto KBS2
Di episode sebelumnya, Hye Bin dan So Jin terkejut alasannya merupakan Jin A secara tiba-tiba timbul di saat mereka sedang membicarakan Jin A.
Jin A tersenyum memandang Hye Bin.
Foto KBS2
Lalu perlahan beliau mendekati Hye Bin dan kembali tersenyum pada Hye Bin.
“Sampel gratis? Terkadang, kado gratis lebih baik ketimbang produk utama. Seperti tas ramah lingkungan di saat kamu berbelanja kopi.”
Foto KBS2
Jin A lantas mencuci tangannya.
Selesai mencuci tangan, beliau bilang ke Hye Bin, tidak ada koneksi yang dapat mengalahkan koneksi anak seorang pemilik perusahaan.
Jin A : Aku benar, kan?
Foto KBS2
Jin A kemudian meninggalkan mereka sambil tersenyum puas.
Hye Bin pun kesal, kenapa beliau sungguh menjengkelkan?
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A balik ke mejanya. Dia sudah sanggup meja sendiri.
Baru duduk, staf lelaki yang duduk di depan Jin A memberi tahu Jin A, kalau Jin A diundang Hee Kyung dan disuruh menjinjing desainnya.
Jin A kaget, apa?
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A pun pribadi ke ruangan Hee Kyung.
Hee Kyung melihat-lihat rancangan Jin A, kemudian beliau tanya, apa Jin A lulusan sekolah desain.
Jin A mengiyakan.
Hee Kyung : Kau ingin bergabung di tim rancangan dengan kesanggupan ini? Kau dipekerjakan selaku layanan tambahan. Menurutmu bagaimana perasaanku setelah menyaksikan sampah seumpama ini?
Jin A : Aku tidak pernah meminta itu.
Hee Kyung tertawa, kamu gadis pintar. Orang akil tidak mendapat darah di tangan mereka. Mereka akan menghasilkan orang lain melakukannya. Ini, sampah.
Foto KBS2
Hee Kyung mencampakkan rancangan Jin A ke tong sampah.
Hee Kyung : Aku pikir kamu akan membawakanku sesuatu yang bagus. Jangan maju sendiri dan berpikir kamu akan menjadi desainer. Pergi dari hadapanku, Kim Jemma-ssi.
Foto KBS2
Tentu saja Jin A depresi berat dan terpukul mendengar kata-kata Hee Kyung.
Jin A kemudian beranjak pergi.
Foto KBS2 Foto KBS2
Setelah Jin A pergi, Hee Kyung justru mengambil lagi buku rancangan Jin A dari kawasan sampah.
Dia kembali melihat-lihat rancangan Jin A dan tak percaya Jin A yang merancang itu.
Hee Kyung kemudian berpikir sejenak, dan mengontak Pak Yeo.
*Dari preview nya, rancangan Jin A diakui selaku rancangan Hye Bin.
Foto KBS2
Di toko, Ok Kyung melamun, sementara Sun Hee yang duduk di depannya, sibuk mengemasi barang.
Ok Kyung menghela napas.
Sun Hee : Kau mesti menghela nafas lebih dalam dari itu. Seperti ini.
Foto KBS2 Foto KBS2
Sun Hee meniup Ok Kyung. Wkwkwk…
Ok Kyung protes, nafasmu bau. Kau menggosok gigimu?
Sun Hee : Apa saya melakukannya?
Sun Hee kemudian tertawa.
Sun Hee : Kau mendapatkan Tae Gil yang sungguh kamu rindukan. Kau membuka suatu toko. Jemma melakukan pekerjaan dengan baik. Kenapa kamu cemas?
Ok Kyung : Jika kamu menjadi Jemma, menurutmu bagaimana perasaanmu kalau kamu menyaksikan ibu kandungmu?
Sun Hee : Apa mereka bertemu?
Ok Kyung : Jemma melakukan pekerjaan di perusahaannya.
Sun Hee : Apa perempuan itu mempekerjakannya alasannya merupakan tahu Jemma merupakan putrinya?
Ok Kyung : Tidak, Nyonya Choi yang memberinya pekerjaan.
Foto KBS2 Foto KBS2
Tiba-tiba Jin A datang.
Ok Kyung : Kau tidak bilang mau datang.
Jin A : Kau tahu hari ini hari pertamaku bekerja. Tiba-tiba saya merindukanmu seumpama orang gila.
Ok Kyung tertawa, kamu seumpama anak kecil.
Foto KBS2
Jin A kemudian duduk dan memegang tangan Ok Kyung. Dia bilang, beliau sungguh bersyukur memiliki Ok Kyung. Jin A berterima kasih dan berniat menampilkan honor pertamanya pada Ok Kyung.
Ok Kyung : Jangan berikan padaku. Aku membuka toko ini berkat dirimu.
Jin A : Terima kasih, eomma.
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A yang terluka, lantas memeluk Ok Kyung.
Sun Hee terharu dan berkata, cinta mereka seumpama sungai yang meluap.
Foto KBS2
Ponsel Jin A berbunyi.
Pesan masuk dari Ki Seok. Ki Seok bilang beliau mau merayakan hari pertama Jin A bekerja.
Ki Seok : Akan kubelikan makan malam untukmu.
Jin A tersenyum membacanya.
Foto KBS2
Sepanjang perjalanan, Jin A dan Ki Seok tak berhenti senyum.
Ki Seok : Dimana saya mesti menurunkanmu?
Jin A : Dimana saja.
Jin A memandang Ki Seok. Lalu tiba-tiba beliau menjamah pipi Ki Seok.
Sontak, Ki Seok terdiam.
Jin A bilang, ada sesuatu di wajah Ki Seok.
Ki Seok : Aku mencuci tampang dan mengoleskan lotion gres mudah-mudahan terlihat bagus.
Jin A lantas bilang beliau cuma bercanda.
Ki Seok tertawa.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ki Seok : Kita belum pastikan kemana kita akan pergi. Ada kawasan yang ingin kamu tuju?
Jin A tersenyum.
Foto KBS2 Foto KBS2
Mereka makan steak.
Jin A makan dengan lahap. Ki Seok tak berhenti memperhatikan Jin A, sambil memotong daging steak nya.
Jin A menyaksikan Ki Seok dan tertawa.
Jin A : Kenapa kamu terus menatapku seumpama itu?
Ki Seok : Bajumu cantik. Cocok untukmu.
Jin A balas memuji Ki Seok.
Jin A : Aku tidak percaya siapa yang membelikan ini untukku, tetapi saya rasa beliau memiliki selera fashion yang bagus.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ki Seok kemudian menampilkan steak yang sudah dipotong-potongnya ke Jin A.
Ki Seok : Kau niscaya lelah.
Jin A : Apa saya terlihat lelah?
Ki Seok : Aku teringat hari itu. Saat saya menjadi pengajar pertama kali. Semua murid menatapku. Mata mereka yang sarat dengan rasa ingin tahu sedang menembakkan laser padaku.
Jin A : Tim kami tidak sebesar itu.
Foto KBS2
Hyun Seok dan Hye Bin melintas dan mereka menyaksikan Ki Seok bareng Jin A.
Hyun Seok bergegas menghampiri mereka.
Hyun Seok : Hyung, sedang apa kamu disini?
Ki Seok : Kudengar kawasan ini bagus. Aku ingin mengucapkan selamat pada Jemma untuk hari pertamanya bekerja.
Hyun Seok protes. Dia bilang, itu juga hari pertamanya melakukan pekerjaan tetapi beliau tak mendapat ucapan selamat.
Hyun Seok : Baiklah. Mari bergabung dan kamu yang bayar.
Foto KBS2
Hyun Seok mengundang Hye Bin, tetapi Hye Bin menolak masuk.
Hyun Seok memaksa. Hye Bin kesal dan terpaksa masuk.
Hye Bin menyapa Ki Seok.
Ki Seok : Lama tidak bertemu.
Foto KBS2
Ki Seok kemudian pindah ke dingklik disamping Jin A mudah-mudahan Hye Bin bisa duduk.
Hyun Seok : Ah, benar. Kalian sedang makan. Jangan pedulikan kami. Teruslah makan.
Hye Bin kemudian mengajukan pertanyaan apa Ki Seok dan Jin A pacaran.
Jin A bilang enggak, tetapi Ki Seok mengiyakan.
Foto KBS2
Hye Bin tak percaya dan mulai mencibir Jin A.
Hye Bin : Kau punya kemampuan, Jemma-ssi. Bagaimana bisa seseorang sepertimu merayu CEO? Apa rahasiamu?
Hyun Seok menegur Hye Bin.
Hye Bin : Kenapa? Aku benar. Dia dari keluarga miskin, tidak berpendidikan dan tak punya uang. Dia tak punya apa-apa dan beliau tinggal di rumah Nyonya Choi seumpama lintah. Lalu beliau mendapat pekerjaan dan merayu CEO.
Foto KBS2
Hye Bin tertawa, tetapi tawanya pribadi berhenti di saat Jin A menyiramnya dengan segelas air.
Jin A kemudian berdiri dan beranjak pergi.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ki Seok memburu Jin A.
Tangis Jin A pun pecah.
Ki Seok memeluk Jin A.
Foto KBS2
Paginya, Hee Kyung menjinjing seorang reporter menemui para staf.
Para staf pribadi berdiri. Hee Kyung kemudian memerintahkan mereka duduk kembali.
Tapi Hee Kyung tak menyaksikan Hyun Seok dan Hye Bin.
Hee Kyung : Apakah Pak Yoon dan Bu Kwon pergi ke suatu tempat?
So Jin bilang mereka ke ruang penyimpanan dan akan secepatnya kembali.
Foto KBS2 Foto KBS2
Tak lama, Hyun Seok dan Hye Bin datang.
“Kau putrinya Min Hee Kyung, kan?”
“Aku Kwon Hye Bin.”
“Astaga. Kau terlihat seumpama dengan ibumu.”
Hee Kyung tersenyum mendengarnya.
“Kau memiliki gen yang bagus.” ucap si reporter pada Hee Kyung.
Foto KBS2 Foto KBS2
Reporter kemudian meminta izin mau mengambil foto Hye Bin dan Hee Kyung.
Hye Bin pribadi pergi ke segi Hee Kyung.
Hee Kyung sedikit membenahi rambut Hye Bin, bikin Jin A cemburu.
Foto KBS2
Setelah reporter mengambil beberapa foto mereka, Hee Kyung kemudian memperkenalkan rancangan modern mereka.
Hye Bin memegang sepasang sepatu perempuan berwarna pink. Itu merupakan rancangan Jin A, tetapi Hee Kyung mengenalkan sepatu itu selaku rancangan Hye Bin.
Jin A yang mengerti sepatu itu kaget. Dia pribadi bangun dari duduknya. Dia marah, tetapi tak bisa meluapkannya. Dia cuma bisa memandang tajam Hee Kyung.
“Mereka milikku. Itu desainku.” ucap Jin A dalam hati.
Hye Bin sendiri terang terkejut ibunya mengenalkan sepatu itu selaku desainnya.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung menjelaskan, kalau Hye Bin tidak memberitahunya alasannya merupakan merasa tidak nyaman. Tapi beliau tak sengaja mendapatkan sepatu itu dan mengambilnya tanpa sepengetahuan Hye Bin.
“Benar. Kau mencuri desainku.” ucapnya dalam hati.
Foto KBS2
Jin A yang kesal, karenanya beranjak pergi.
Sementara reporter memuji Hye Bin.
Hyun Seok yang merasa asing dengan kemarahan Jin A, karenanya menyusul Jin A.
Foto KBS2
Jin A menjajal mendinginkan kepalanya dengan mencuci muka.
Jin A : Aku jijik orang sepertimu yang melahirkanku. Aku benci diriku yang masih muda memanggilmu ibu. Kau mungkin melaksanakan ini berkali-kali. Kau mencuri darah, keringat dan tangis desainer muda. Kau menginjak-nginjak mimpi mereka dan merenggut prospek mereka.
Lalu terdengar bunyi Hyun Seok diluar.
Hyun Seok : Jemma-ssi, kamu di dalam?
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A pun bergegas keluar dan mendapati Hyun Seok tengah menunggunya diluar.
Hyun Seok : Jemma, kamu sakit?
Jin A bilang beliau merasa tidak baik.
Jin A : Kenapa kamu mengikutiku hingga ke toilet?
Hyun Seok : Aku tidak mengikutimu.
Foto KBS2
Jin A mulai berjalan. Hyun Seok mengikuti Jin A.
Hyun Seok menduga Jin A iri pada Hye Bin. Meskipun Jin A bilang beliau tidak iri, tetap saja Hyun Seok percaya Jin A iri. Dia bahkan menasihati Jin A, beliau bilang Jin A bisa kalah kalau iri pada Hye Bin.
Jin A pun kesal, Yoon Timjang-nim!
Hyun Seok pun berhenti menyampaikan Jin A iri.
Lalu beliau bilang, beliau kayak pernah menyaksikan rancangan Hye Bin tetapi lupa dimana.
Jin A pun memerintahkan Hyun Seok untuk menanyakan pribadi pada Hye Bin.
Foto KBS2
Tae Gil menguap lebar dan menghampiri Gun Wook yang lagi makan ditemenin Yu Kyung.
Mereka di restoran.
Yu Kyung bilang, Gun Wook ingin bulgogi lagi dan meminta Tae Gil membuatkannya untuk Gun Wook.
Tae Gil menolak, beliau bilang beliau juga butuh istirahat.
Yu Kyung sewot, beliau ponakanmu!
Tae Gil : Kau tahu apa mottoku? Makan dan hidup dengan baik. Itu cuma punyaku.
Gun Wook pribadi bertepuk tangan. Dia bilang, Tae Gil mendapat respek nya.
Gun Wook : Itulah argumentasi kamu mencuri duit ibuku di saat ibuku tidur dan melarikan diri.
Tae Gil : Aku tidak melaksanakan itu. Kau tidak tahu apapun.
Gun Wook : Aku tahu semuanya. Saat ibuku mendapat uangnya dari klub pinjaman, kamu mengambil seluruhnya dikurangi duit untuk operasiku dan pergi.
Tae Gil : Uang itu bukan dari klub pinjaman! Uang itu dari….
Tae Gil gak bisa menerangkan darimana sumber duit itu.
Tae Gil yang kesal, karenanya baiklah menghasilkan lebih banyak bulgogi dan pergi ke dapur.
Foto KBS2 Foto KBS2
Yu Kyung dan Gun Wook senang.
Yu Kyung kemudian bilang beliau tidak menyadari hal itu sebelumnya, tetapi Tae Gil super naif dan tampan.
Gun Wook : Terserah.
Foto KBS2
Sementara itu, Ok Kyung dan Sun Hee tengah di toko.
Ok Kyung sewot pas Sun Hee bilang kalau Tae Gil tampan.
Sun Hee gak habis pikir kenapa Ok Kyung senantiasa marah-marah di saat beliau menyebut Tae Gil.
Sun Hee : Dia adikmu. Adik kecilmu.
Ok Kyung : Aku tahu beliau adik kecilku. Penipu itu. Kau tahu apa yang beliau bilang padaku? Dia bilang beliau akan tinggal denganku di rumahku.
Foto KBS2
Lalu Tae Gil tiba bawain mereka bulgogi.
Tentu saja Sun Hee senang.
Ok Kyung : Kau sudah peroleh kawasan untuk tinggal?
Tae Gil : Apa? Sudah kubilang saya akan tinggal denganmu.
Ok Kyung : Ini bukan wacana hidup mewah.
Sun Hee : Kenapa kamu begitu jahat? Lalu? Haruskah saya ikut pindah dan tinggal dengan adikmu?
Foto KBS2
Jin A sudah kembali ke rumah. Dia lagi makan bareng Nyonya Choi.
Nyonya Choi menaruh cuilan daging ikan ke mangkuk Jin A dan memerintahkan Jin A mencobanya.
Jin A merasa tidak enak.
Bibi Ma bilang, Nyonya Choi sungguh menghargai ikan itu tetapi beliau mengeluarkan ikan itu cuma untuk Jin A.
Jin A pun mencobanya dan terkejut dengan rasanya yang enak.
Foto KBS2 Foto KBS2
Nyonya Choi kemudian tanya gimana sama pekerjaan Jin A.
Jin A pun berterima kasih pada Nyonya Choi alasannya merupakan sudah memberinya pekerjaan itu. Dia bilang beliau takkan lupa jasa Nyonya Choi.
Nyonya Choi bilang Jin A sudah melaksanakan banyak untuknya.
Foto KBS2
Nyonya Choi kemudian mengelus kepala Jin A.
Nyonya Choi : Jika Myung Jun menikah dan memiliki anak, cucuku niscaya sudah seusiamu. Aku ingin tau beliau dimana dan apa yang beliau lakukan. Aku ingin tau apa saya bisa berjumpa dengannya sebelum saya mati?
Nyonya Choi kemudian terjaga beliau habis dongeng yang sedih-sedih di depan Jin A pas mereka lagi makan.
Nyonya Choi lantas berhenti bercerita dan memerintahkan Jin A makan.
Foto KBS2
Jin A menulis di grup chat, kalau Lora meniru desainnya lagi.
Lalu beliau bertanya, apa ada orang di grup chat yang bernasib sama dengannya.
Tak lama, anggota grup chat pun pada mengaku bahwa rancangan mereka juga dijiplak Lora.
Bahkan ada yang mengaku, bahwa beliau ingin menuntut Lora, tetapi gagal.
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A bilang beliau mau menuntut kalau bisa.
Orang itu bilang, Jin A butuh bukti kalau mau menuntut.
Jin A tanya gimana beliau bisa dapatin buktinya.
Orang itu bilang, buktinya cuma bisa didapat kalau Jin A masuk ke ruangan Hee Kyung.
Jin A mengajak orang yang berinisial ‘M’ itu bertemu.
Tiba-tiba terdengar bunyi ketukan di pintunya.
Jin A bilang beliau akan secepatnya mengontak ‘M’. Setelah itu beliau tergesa-gesa mengubah layar chat nya dengan layar desainnya.
Bersambung ke part 2…




























































Tidak ada komentar:
Posting Komentar