Drama Korea – Sinopsis Second Husband Episode 8 , Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Untuk episode sebelumnya ada disini.


Sunhwa yang mau menghampiri Jaekyung untuk menunjukkan yang bahwasanya tetapi malah keduluan sama Sanghyuk. Sanghyuk dengan sengaja menenteng Jaekyung pergi dari sana agar nggak ketemu sama Sunhwa.
Awalnya Sunhwa pribadi mau pergi tetapi di saat ingat Saebyeok dan nenek, ia pun meneguhkan tekadnya untuk menemui Jaekyung dan Sanghyuk.

Ia mengejar-ngejar mereka dan mengundang Jaekyung. Sanghyuk berupaya untuk membatasi mereka dengan melarang Jaekyung untuk menyimak Sunhwa.
Jaekyung mengabaikan Sanghyuk alasannya yakni mereka nggak sengaja ketemu. Sunhwa kemudian memberi tahu kalo Sanghyuk yakni suaminya. Ia meminta agar mereka bicara bertiga. Sunhwa pergi duluan.


Jaekyung mau menyusul tetapi Sanghyuk menawan tangannya dan melarang. Ia menegaskan kalo mereka sudah putus. Jaekyung malah merasa tertarik. Ia tahu kalo bando itu yakni milik Sunhwa. Padahal Sanghyuk bilang itu milik adiknya.
Sanghyuk meminta Jaekyung untuk jangan percaya pada Sunhwa. Itu semua bohong. Jaekyung justru mau menyimak Sunhwa agar tahu siapa yang bohong. Ia kemudian pergi meninggalkan Sanghyuk.

Min diminta pemilik kafe untuk membuka topengnya tetapi Min nenolak. Lah pemilik kafe jadi berpikir kalo Kkanpunggi yakni buronan. Kejahatan apa yang sudah ia lakukan?
Min membantah. Ia bukanlah penjahat. Topeng itu yakni ciri khas Kkanpunggi.

Ketiganya duduk bersama. Sanghyuk bilang ke Sunhwa kalo mereka sudah putus tetapi Sunhwa membantah. Mereka nggak pernah putus dan Sanghyuk sedang memb#d#hi perempuan itu.
Jaekyung menyela. Namanya bukan perempuan itu tetapi Yoon Jaekyung. Ia bahkan pernah mengirim bunga di saat Sanghyuk tiba menemui keluarganya.

Sunhwa juga mengenalkan namanya. Bong Sunhwa. Ia merasa nggak nikmat mereka mesti berdebat alasannya yakni seorang lelaki padahal mereka dapat menjadi sobat baik.
Jaekyung tersenyum meremehkan dan menanyakan apa yang Sunhwa ingin katakan padanya. Sanghyuk melarang Jaekyung untuk tetap di sana tetapi Sunhwa bilang mereka mesti tetap di sana. Ia cuma ingin memberi tahu kalo Jaekyung menjajal untuk memecah keluarganya.

Sanghyuk menghentikan Sunhwa dan mengingatkan kalo mereka sudah selesai. Sunhwa meminta Sanghyuk untuk menyaksikan bauk-baik. Apa ia pikir Jaekyung sungguh-sungguh mencintainya? Dia pernah bilang kalo ortnikahan hanyalah bisnis. Kalo ia dan Jaekyung memiliki latar belakang yang serupa apa Sanghyuk akan menegaskan nya?

Sunhwa memberi tahu Jaekyung kalo mereka suami istri sah yang sudah memiliki anak. Ia menjajal merusak nya cuma demi uang??
Sanghyuk membentak Sunhwa.
Jaekyung nampaknya syok tahu kalo Sanghyuk sudah punya anak.

Di rumah Saebyeok sedang bareng nenek dan ibu Boksun.

Sunhwa memandang Sanghyuk tajam. Kenapa ia menyembunyikannya dan bertujuan menikahi Jaekyung? Apa alasannya yakni itu Sanghyuk menelponnya dan menyuruhnya untuk menutup lisan perihal itu? Apa Jaekyung jauh lebih baik darinya? Selain pendidikan yang bagus dan duit yang didapatkannya berkat orang tuanya, apa Jaekyung lebih baik darinya? Masalah kompetensi, ia juga diterima di sekolah yang bagus. Ia cuma hingga pada semester pertama di saat kuliah alasannya yakni ia nggak mampu. Ia meminta Sanghyuk untuk menyaksikan mereka selaku insan bukan dari apa yang mereka miliki. Sanghyuk bilang Jaekyung bisa memberinya apa saja. Apa menurutnya duit bisa menjadikannya mendapat cinta juga? Bukan itu yang namanya cinta. Ia nggak bisa berbelanja cinta.
Selesai dengan Sanghyuk, Sunhwa pun beralih ke Jaekyung. Ia juga salah. Apa ia bisa berkencan dengan lelaki yang meninggalkan keluarga dan anaknya cuma untuk uang?

Jaekyung membenarkan. Ia bisa menyaksikan Sanghyuk mencintainya. Sunhwa memberi tahu kalo ia menyampaikan yang sebenarnya. Jaekyung merasa kalo Sunhwa yakni orang yang percaya diri dan pintar meski nggak punya apa-apa. Kalo ia, ia akan merasa aib untuk datang. Itu bukanlah sesuatu yang dapat dibanggakan. Mereka cuma tinggal bersama. Cinta itu bukan siapa yang tiba pertama yang mau dilayani lebih dulu. Sanghyuk sudah berubah pikiran dan Sunhwa mesti bisa move on. Ia cuma mengusik alasannya yakni nggak bisa mendapat Sanghyuk kembali.
Sunhwa nggak habis pikir dengarnya. Jaekyung sudah tahu yang bahwasanya tetapi masih nggak peduli?
Jaekyung merasa kalo apa yang Sanghyuk katakan benar. Sunhwa mempersiapkan itu dengan anaknya untuk mendekatinya alasannya yakni ia kaya.

Sunhwa makin nggak ngerti. Jaekyung menyebutnya penipu? Jaekyung melanjutkan apa yang ia fikirkan kalo Sunhwa mendekatinya dan mendapat uangnya setelah putus dengan Sanghyuk. Kalo enggak itu yakni kebetulan hang aneh.
Sunhwa sungguh-sungguh merasa sudah salah menilai Jaekyung. Ia menyampaikan yang bahwasanya tetapi beginilah tanggapannya.
Jaekyung menyudahi. Ia akan memberinya duit alasannya yakni ia punya anak. Ia niscaya senang alasannya yakni itu yang ia inginkan.
Sunhwa menegur Jaekyung keras. Apa ia masih belum mengerti? Ia berselingkuh dan merusak keluarga orang.

Jaekyung membantah. Mereka bahkan belum menikah tetapi Sunhwa bersikap seakan ia yakni istrinya.
Sunhwa kekeuh kalo mereka dianggap sudah menikah. Jaekyung nggak ingin mempercayainya? Ia mengancam akan menunjukkan perselingkuhannya di situs perusahaannya, situs petisi dan internet. Sebagai putri dari ketua Daekook Confectionery, ia niscaya sungguh peduli dengan apa yang orang lain pikirkan.

Sanghyuk menegur Sunhwa. Ia nggak ngerti Sunhwa bisa serendah itu.
Sunhwa menunjuk kalo Jaekyung yang rendah. Ia merusak keluarganya dan menyebutnya penipu. Ia akan menghentikan pernikahannya.
Jaekyung nyuruh Sunhwa untuk menjadi tamu. Dikiranya perusahaannya nggak bisa membalikkan ceritanya?

Sanghyuk nggak tahan. Ia mengangkat tangan Sunhwa dan memintanya untuk berhenti dan menyuruhnya pergi.
Melihat gelang yang dipakai Sunhwa menghasilkan pikiran Jaekyung terganggu.
Sunhwa sendiri ditarik pergi sama Sanghyuk.

Sanghyuk melepaskan Sunhwa sesampainya di luar. Ia mengeluhkan Sunhwa yang sudah merusak hidupnya. Ia mengulangi kalo Jaekyung yakni keberuntungan terbaik yang pernah ia dapatkan dalam hidupnya.
Sunhwa mengingatkan kalo Sanghyuk nggak pernah tahu apakah itu keberuntungan atau perangkap. Sudah berapa usang mereka bersama? Berapa banyak yang ia tahu wacana Jaekyung? Ia mengingatkan kalo mereka masih muda. Mereka gres saja mengawali hidup. Siapa tahu ia akan lebih berhasil dari Jaekyung 10 tahun lagi? Ia percaya diri dan percaya bisa menghasilkan Sanghyuk bahagia.

Sanghyuk membentak Sunhwa agar ia berhenti. Apa ia nggak punya harga diri? Apa ia Sunhwa yang pernah ia cintai? Apa yang ia coba laksanakan untuk mengungguli lelaki hang jatuh cinta dengannya? Ia menekankan kalo ia nggak menghendaki Sunhwa. Nggak peduli apapun yang Sunhwa lakukan,ia akan tetap menikahi Jaekyung. Pun kalo ia menabung selama 20 tahun, ia tetap nggak bisa berbelanja rumah sama Sunhwa. Ia mesti mengurangi waktu dan berjuang untuk mendapat uang. Mereka nggak punya masa depan. Tapi Jaekyung bisa berbelanja rumah dalam waktu 2 hari. Ia nggak akan mencampakkan peluang itu.
Sunhwa mengingatkan kalo Sanghyuk punya tanggung jawab, moral dan moral yang mesti dipikirkan.
Sanghyuk memintanya untuk menyelesaikan seluruhnya sebelum mereka makin jauh.

Sunhwa menyerah. Ia sudah menjajal yang terbaik untuk meyakinkannya tetapi ia nggak bisa merubah pikirannya. Sanghyuk juga nggak akan menyesalinya. Ia mau meninggalkan Saebyeok mereka.
Sanghyuk mengiyakan semuanya. Sunhwa mengiyakan. Ia akan mundur. Tapi ia sudah tahu akan seumpama apa masa depan Sanghyuk nanti. Ia akan berjuang saban hari untuk beradaptasi dengan Jaekyung.
Sanghyuk menekankan kalo Sunhwa bukan orang yang sesuai untuknya. Ia balasannya menerima pasangan yang sesuai untuknya dan nyuruh Sunhwa untuk mempertimbangkan dirinya sendiri.

Sanghyuk menghentikan taksi dan nyuruh Sunhwa untuk pergi.
Di dalam taksi Sunhwa nangis.


Sanghyuk kembali ke Jaekyung dan meminta maaf. Jaekyung bangun dan pribadi menamparnya sambil memakinya. Senang sudah mendustai mereka? Gimana ia bisa menyembunyikan anaknya darinya? Kapan ia bermaksud untuk memberi tahu wacana anaknya padanya? Bagaimana ia bisa punya anak dengan orang lain dan bersikap seumpama bujangan di depannya.
Sanghyuk memintanya untuk hening dan menyimak dongeng darinya.

Jaekyung menolak. Sanghyuk cuma kepincut dengan uangnya. Kenapa ia mesti dihina seumpama itu?
Apa kau sungguh-sungguh mempercayainya? Tanya Sanghyuk. Kamu bahkan nggak percaya dengan pria-nya sendiri. Ia mengajak Jaekyung untuk bicara di luar dan menerangkan seluruhnya tetapi Jaekyung menolak. Ia nggak bisa lagi menikahinya. Ia nyuruh Sanghyuk untuk menilai kalo ia nggak pernah melamarnya.

Jaekyung pergi. Sanghyuk yang nggak mau harapannya hilang mengejarnya dan menghentikannya. Dia bahkan bilang kalo Sunhwa g#la dan seumpama penguntit. Sejak ketemu Jaekyung ia sudah memberi tahu keputusannya pada Sunhwa kalo satu-satunya orang yang ia cintai yakni Jaekyung. Ia meminta maaf atas yang terjadi hari ini. Ia nggak tahu kalo Sunhwa akan bertindak seumpama itu.
Jaekyung menilai kalo Sanghyuk yakni pengecut. Ia bahkan berbohong tanpa mengedipkan mata. Ia yakni ayah dari seorang anak.

Sanghyuk mengaku hendak memberi tahu Jaekyung kalo Sunhwa nggak memiliki arti apa-apa baginya. Ia belum remaja di saat itu. Sunhwa melahirkan tanpa sepengetahuannya dan menuntut pertanggung jawabannya. Ia menampilkan ke Jaekyung gimana Sunhwa menggunakan anak itu untuk mengancamnya.
Jaekyung nggak bisa mempercayainya. Ia menanyakan apa yang mau Sanghyuk laksanakan dengan anaknya? Sanghyuk menyampaikan kalo ia nggak akan mengakui anak itu. Baginya anaknya cuma anak Jaekyung dan Jaekyung yang penting baginya. Ia menjangkau tangan Jaekyung dan melarangnya untuk terlalu sibuk alasannya yakni nggak baik untuk bayi mereka.
Jaekyung menawan tangannya. Dia nggak bisa percaya dengan lelaki seumpama Sanghyuk. Ia gendak pergi tetapi Sanghyuk bilang kekerabatan mereka akan rampung kalo Jaekyung beneran pergi.

Sangmi sedang belanja. Ia merasa lapar alasannya yakni ibu menyuruhnya untuk diet. Ia kemudian menyaksikan sampel gratis dan makan dengan tergesa-gesa.
Mendadak ia kesusahan menelan. Seojun tiba dan membantunya. Ia mengangkat badan Sangmi dan mengguncang-guncangkannya hingga kkultteok yang Sangmi makan keluar.
Sangmi menyaksikan Seojun dan terpesona olehnya.


Soo Chul menyediakan data wacana Sunhwa pada Jaekyung. Ia lukisan SMA, tinggal bareng neneknya dan pekerjaannya. Hubungannya dengan Sanghyuk sudah berjalan selama 10 tahun dan memiliki bayi.
Mereka akan mengadakan upacara ijab kabul bulan depan dan sudah memesan aula pernikahan. Anak mereka lahir belum usang ini.
Jaekyung kayak syok dengarnya. Soo Chul verisaha menasehatinya kalo Sanghyuk cuma ingin menipunya. Dia bukan berlian seumpama yang Jaekyung pikir. Ia cuma seorang penipu.
Jaekyung malah marah. Dia nyuruh Soo Chul untuk diam. Soo Chul menanyakan gimana kalo ketua hingga tahu. Apa yang mau ia lakukan? Jaekyung nyuruh Soo Chul untuk tutup mulut. Ayahnya nggak akan tahu kalo Soo Chul nggak bilang.
Selepas Soo Chul pergi, Jaekyung ngamuk dan mencampakkan semuanya.

Di daerah parkir Sanghyuk kembali menemui Jaekyung. Ia ingin agar mereka bicara. Jaekyung menolak. Ia memperingatkan Sanghyuk untuk memanggilnya manajer senior Yoon. Ia memintanya untuk tetap di sana hingga ia menghasilkan keputusan.


Jaekyung pergi ke bersahabat sungai. Di sana ia mengenang apa yang sudah ia lalui bareng Sanghyuk. Sanghyuk menggendongnya setelah ia terjatuh di saat kontes lari pasangan. Saat ia mabuk, Sanghyuk mengantarnya pulang.
Pernyataan Sunhwa yang bilang kalo mereka punya anak. Mungkin alasannya yakni itu Sanghyuk menolak untuk bersamanya setelah mengantarnya ke hotel.
Dan apa yang Soo Chul bilang kalo Sanghyuk cuma ingin menipunya.

Sunhwa yang berjalan pulang juga ingat pada Sanghyuk di saat menyaksikan pasangan yang lewat. Masih ingat gimana bahagianya Sanghyuk dahulu di saat tahu kalo ia akan menjadi ayah.

Jaekyung ke tempat tinggal sakit untuk melaksanakan pengguguran tetapi dokter menolak melakukannya. Ia kemudian menyaksikan pasangan yang kehamilannya sudah besar.

Sesampainya di rumah ayah mengajaknya bicara. Ia terlihat sungguh bergairah dengan pernikahannya meski ia nggak begitu menggemari Sanghyuk.
Jaekyung ingin mengirimkan yang bahwasanya tetapi nggak bisa. Ayah memintanya untuk melahirkan anak lelaki yang sehat dan ia akan memberinya sebagian saham perusahaan.


Ayah bahkan hingga nggak bisa berhenti tertawa di saat di kamar bareng ibu. Ia senang alasannya yakni akan memiliki cucu. Ibu merasa kalo Ayah memperlakukan Jaekyung dengan beda. Padahal sejak kecil ayah nggak menyukainya.
Ayah punya argumentasi sendiri kenapa nggak menggemari Jaekyung. Tapi kini ia melaksanakan hal yang benar. Ayah ingin punya banyak keturunan. Ayah bahkan nyuruh ibu untuk menyiapkan apapun yang ingin Jaekyung makan.
Di luar Jaekyung yang mendengarnya tersenyum.


Di rumah Sanghyuk menceritakan apa yang Sunhwa laksanakan ke ibu. Ibu kesal banget dengarnya.
Sanghyuk kemudian nelpon Jaekyung tetapi nggak dijawab.
Jaekyung sendiri masih berpikir. Di tangannya ada gelang dari Sanghyuk. Gelang yang serupa seumpama yang Sunhwa pakai. Dan apa yang ayah katakan kalo ia akan mendapat sebagian saham kalo melahirkan anak laki-laki.

Min berpapasan dengan Sunhwa di saat meninggalkan Hanok bakery. Awalnya ia nggak menyadarinya. Setelah beberapa langkah ia gres ingat kalo Sunhwa yakni gadis roti dan gadis bunga. Ia bertujuan mengeluarkan duit bunga yang ia rusak waktu itu tetapi di saat ia berbalik Sunhwa sudah nggak ada.


Sunhwa menemui ibu Boksun dan menceritakan yang terjadi. Ia merasa sakit. Ayah Saebyeok bertujuan meninggalkan mereka dan memikahi perempuan lain. Ia nggak bisa memberi tahu nenek takut kalo nenek pingsan di saat mendengarnya.
Hari ini ia berpikir untuk mrnyerah tetapi di saat mempertimbangkan Saebyeok dan nenek ia nggak bisa melakukannya. Ia merasa sungguh sengsara.
Bersambung…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar